Laila and Cats ( part 10 )

-PART 10-

"Hahhh... Capeknya hari iniii !!!" ujar Laila.
"Huuu... Sekolah kok Fullday sih ?!... Emang sih enak soalnya setiap Sabtu sama Minggu-nya libur... Tapi gak usah pulang jam 4 kali !!!" sambung Laila.
Cklek
Suara pintu kamar Laila terbuka.
"Lai ? Udah pulang ?" tanya Ibu Laila.
"Hmmm" jawab Laila.
"Oh" 
Lalu Ibu Laila pergi dari kamar Laila.
"Hufttt... Bosen ih ! Ngapain ya ???" 
"Oh iya !!! Aku lanjutin baca buku Bumi aja deh... Kan pas kemarin baru sampai halaman 250" sambung Laila.
Laila pun membaca buku tersebut.
35-45 menit kemudian.
"Huh ! Ceritanya seru, 310 halaman lagi... tapi aku belum puas baca nih... " 
"Arghhhhh !!!! Kesel deh..."


***
"Anak-anak, sekarang kita akan belajar tentang nama-nama lain hari Kiamat... Nah, sekarang kita bahas dulu artinya. Apa artinya hari Kiamat ?" tanya Bu Sofi, guru pelajaran PAI 1 (Pendidikan Agama Islam) .
Krikk Krikk
Tidak ada yang menjawab.
"Oke, Hari Kiamat adalah hari berakhirnya dan hancurnya alam semesta beserta isinya... Apa anak-anak ?" tanya Bu Sofi lagi.
"Hari berakhirnya dan hancurnya alam semesta beserta isinya" jawab murid-murid kompak.
"Nah, Pintar !" ujar Bu Sofi.
Setelah beres pelajaran PAI 1, sekarang murid-murid bersiap mengeluarkan buku THQ dengan semangat. Karena, THQ adalah pelajaran terakhir.
"Annisa, Ayo ! Kelompok Pak Ripan THQ nya diluar kelas" ajak Aila.
"Yuk" jawab Annisa singkat padat jelas.
"OK" 
Aila dan Annisa pun bergandengan tangan keluar kelas.
"Hm, Kapan ya aku bisa kayak gitu lagi sama Annisa ?" tanya Laila pada diri sendiri sembari memperhatikan Annisa dan Aila.
***
"Eh, Lai ! Kamu besok ada ulangan atau latihan atau PR gak ?" tanya Ibu Laila.
"Enggak bu" jawab Laila.
"Oh, Kalo gitu nanti besok kamu izin ya" perintah Ibu Laila.
"Kenapa bu ?" tanya Laila.
"Ah, udah pokoknya kamu izin ya"
"Ya udah bu"
Keesokannya.
Laila terbangun karena lampu kamarnya dinyalakan.
"Hoammm"
"Laila cepat mandi lalu sarapan... Jangan banyak tanya !" perintah Ibu Laila.
"Hoammm... iyaaaa" jawab Laila lalu ia masuk ke kamar mandi.
Setelah mandi, Laila langsung memakan makanan yang tersaji di atas meja makan. Ketika sedang asyik mengunyah makanan, tiba-tiba ada yang memanggil Laila.
"L-Lail-la" ujar orang tersebut.
Laila pun menoleh ke arah kanan dan melihat orang itu sedang tersenyum ke arahnya.
"NENEKK !!!" teriak Laila kencang dan heboh.
"Ish !!! Kalo ngomong gak usah teriak-teriak kalii..." ujar orang dibelakang Nenek.
"Ha ? Perempuan ini siapa nek ? Aku gak kenal" tanya Laila dengan raut wajah membingungkan.
"Ini itu kembarannya Chila... Dia-" ucapan Ibu Laila terpotong karena Laila langsung berbicara.
"Ha ?! Kalo ini kembarannya Chila, kok aku baru liat ?" tanya Laila.
"Ihhh kamu mah, Ibu belum selesai ngomong udah dipotong aja" protes Ibu Laila.
"Ehehehe" jawab Laila sambil cengar-cengir.
"Jadi ini namanya Chili cabe eh, Syla... Syla ini baru aja ditemukan di Panti Asuhan" ujar Nenek.
"Ooh gitu... Terus kenapa Chila gak ada ?" tanya Laila lagi.
"Kan 3 hari yang lalu, Chila di Amsterdam lagi liburan... Terus Syla baru aja ketemunya kemarin sore pas Nenek lagi berkunjung ke Panti Asuhan" jawab Syla.
"Nenek mau bikin slur-pri-priz-prise eh... Splurplise buat Chila pas dia pulang ke Indonesia" ujar Nenek.
"Surprise nek" koreksi Syla.
"Nah iya itu"
"Terus kapan Chila pulangnya ?" tanya Laila.
"Besok" jawab Ibu Laila.
"Oh... Ok deh"
"Nenek sama Syla nginep disini boleh kan ?" tanya Syla.
"Boleh kok !" jawab Laila dan Ibunya.


***
Tok-tok-tok !
"Assalamualaikum" 
"Waalaikumsa- ehh? Riri udah pulang ?" tanya Ibu Laila.
"Iya kak Ru, baru tadi sampai di Indonesia. Alhamdulillah selamat kak" jawab orang yang dipanggil Riri.
Jadi, Rina alias Riri adalah adik dari Runa, Ibunya Laila.
"Mana Aldi sama Chila ?" 
"Tuh" tunjuk Riri kepada dua orang anak yang sedang keluar mobil.
"Eh Tante, Assalamualaikum" ujar Aldi dan Chila kompak.
"Waalaikumsalam... Ayo masuk" ujar Ibu Laila.
"Tan, ada tamu ya ?" tanya Syla yang tiba-tiba ada dibelakang Tantenya alias Ibu Laila.
"Eh Syl, iya ada... Tolong bikin teh ya 5" perintah Ibu Laila.
"Ok Tan" jawab Syla lalu ia bergegas ke dapur.
Tiba-tiba...








"EHHHH??? Ada Kak Al sama Chicil ???" teriak Laila.
( Kak Al = Kak Aldi kalo Chicil = Chila )
"Hah ? Chicil ? Chili Cabe bukan Lai ?" teriak Syla dari Dapur.
"Bukan !!! Ini Chila sepupu aku Syl !!!" teriak Laila lagi.
" LAILA !!! SYLA !!! Udah ih jangan teriak-teriak gitu... Telinga nenek pecah kalo denger kalian teriak terus..." tiba-tiba muncul Nenek.
"Syla itu siapa Nek ?" tanya Chila.
Kak Al dan Tante Riri diam. Mereka memang sudah tau bila Syla adalah kembarannya Chila.
"Syla itu... dia-" belum sempat Ibu Laila menjawab, tiba-tiba Laila menyambar.
"DIA ITU KEMBARAN KAMU CHILL !!!" teriak Laila.
"HAH ?Yang bener !!! Seriusan ???" tanya Chila kaget.
"Iya" jawab Syla.
"OH MY GODDDDDD !!!!!!!!!!" teriak Chila.
















Bruk!
Tiba-tiba Chila pingsan.

'Sungguh sepupu yang merepotkan' batin Laila.





***

Mau tau kelanjutannya ? VOTE for next part !!!








Komentar