-PART 8-
"Oke kak" ujar Chila.
"Oke kak" ujar Chila.
"Eh, mainnya di ayunan itu yuk!" tanya kak Aldi.
"Oke kak" jawab Laila dan Chila kompak setelah itu mereka tertawa.
Mereka pun pergi ke ayunan yang berada ditengah-tengah taman.
Lili yang dipangku hanya diam tidak bergerak.
Lili yang dipangku hanya diam tidak bergerak.
"Eh, Lili kamu kenapa ? Kok diem aja" tanya Chila.
"Iya nih... Kenapa Li ?" tanya kak Aldi juga.
"Meong" jawab Lili.
"Dia gapapa kok Chil, kak Al. Lili mah manja. Kebiasaan deh... Suka tiba-tiba diem lah, tiba-tiba ngeong terus lah..." jawab Laila.
"Oh" ujar Chila dan kak Aldi kompak.
"Iya" jawab Laila lagi.
"Eh, duduk yuk... Kita udah sampe nih di ayunan" ujar Laila.
"Oke" jawab Chila.
"Siap" jawab kak Aldi.
Mereka pun duduk di ayunan yang memang hanya muat untuk 3-5 orang.
Mereka duduk sambil mengelus-elus bulu Lili yang lembut.
Mereka duduk sambil mengelus-elus bulu Lili yang lembut.
"Eh, kita shalat ashar dulu yuk" tanya Chila.
"Ayo! Tumben Chil kamu yang ngajak shalat. Biasanya kakak yang ngajak shalat" jawab kak Aldi.
"Udah sih... Ayo ke mushola" jawab Laila.
"Mushola-nya ada dimana kak?" tanya Chila lagi.
"Iya La, emang ada gitu mushola dirumah kamu ini ?" timpal kak Aldi.
"Oh iya... Laila lupa kalo musholanya emang baru dibangun disebelah taman. Maaf ya baru bilang, hehe" jawab Laila.
Chila dan kak Aldi hanya ber-oh ria.
Mereka pun pergi ke mushola yang ada disebelah taman. Mungkin hanya 5-7 langkah.
***
"Eh Laila, Chila, jalan-jalan yuk" ajak kak Aldi.
"Ayo kak... Tapi kemana kak?" tanya Chila.
"Aku sih kemana aja boleh, apalagi kalo ke Paris" jawab Laila.
"Hidihhhh... Ngarep" ujar kak Aldi.
"Hehe" jawab Laila.
"Kemana ya ??? Rahasia ah..." ujar kak Aldi.
"Ih kakakkkkkk!!!!! Ngambek ah..." jawab Laila dan Chila kompak.
"Udah deh gak usah pake acara ngambek-ngambekan. Jadi mau ikut enggak ?" tanya kak Aldi lagi.
"Ya udah deh..." jawab Laila dan Chila.
"Ya udah cepet siap-siap sana... Kakak mah udah siap nih" ujar kak Aldi.
"Iya" jawab Laila.
"Hmmm" jawab Chila.
Laila dan Chila pun bersiap untuk jalan-jalan. Sedangkan kak Aldi memainkan hp Iphone nya.
"Kita udah siap nih kak" ujar Chila.
"Yaudah... C'mon let's goooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo" ajak kak Aldj panjang.
'Ih gak usah panjang2 kaliiii' batin Chila.
'hiiiiii lebay amat' batin Laila.
Mereka pun berjalan menuju mobil dan mobil pun melaju dengan kecepatan sedang.
15 menit kemudian.
Mereka sudah sampai di tempat yang dirahasiakan kak Aldi.
Mereka sudah sampai di tempat yang dirahasiakan kak Aldi.
"Oh, jadi kakak ngajak kita kesini" tanya Laila.
"Iya" jawab kak Aldi singkat, padat dan jelas.
"Oh gitu" ujar Chila.
Mereka pun berjalan menuju tempat tersebut.
"Ih tau gini aku bawa baju ganti" ujar Chila sembari cemberut.
"Iya ih dasar kak Aldi" timpal Laila.
"Hehe" kak Aldi terkikik sendiri.
Ternyata mereka dibawa ke kolam renang. Nama kolam renangnya adalah 'Shalu swimming pool'.
Mereka pun berenang menggunakan baju renang yang dibeli di tempat berenang tersebut.
***
"Kak kita jalan-jalan lagi yuk kak" ajak Laila setelah mereka selesai dibaju karena mereka baru beres berenang.
"Ayo" jawab kak Aldi dan Chila.
"Kemana yaaaa ?" tanya Chila.
"Ke 'L&L cafe' yuk..." ajak Laila.
"Ayo-ayo aja" jawab kak Aldi.
"Siplah... Mari kita berangkat! Jangan buang-buang waktu" ujar Chila.
Mereka pun pergi menuju mobil dan mobil pun melaju menuju tempat tujuan.
Ketika di perjalanan.
Laila dan Chila melihat-lihat pemandangan. Sedangkan kak Aldi fokus menyetir.
Laila dan Chila melihat-lihat pemandangan. Sedangkan kak Aldi fokus menyetir.
Tiba-tiba...
Tinniiiiuttttt!!!!!
Kak Aldi kaget lalu mengerem mobilnya. Laila dan Chila kaget akan kak Aldi yang tiba-tiba mengerem mendadak.
"Kak emang ada apa sih sampe ngerem ngedadak gitu ?" tanya Laila.
"Kita lihat ke depan mobil yuk... Rasanya ada yang kegeleng deh" ajak kak Aldi.
"Yooo" jawab Laila dan Chila.
Mereka pun turun dari mobil kak Aldi.
Ketika melihat ban yang menggeleng sesuatu, mereka ber3 sontak kaget.
Terlihat ada kucing yang tergeleng oleh mobil kak Aldi.
Ketika melihat ban yang menggeleng sesuatu, mereka ber3 sontak kaget.
Terlihat ada kucing yang tergeleng oleh mobil kak Aldi.
"Ini kucing siapa kak ?" tanya Laila.
"Iya kak... Kucing siapa sih ??? Kasian kak" ujar Chila.
"Gak tau kakak juga" jawab kak Aldi sambil mengangkat bahu.
'Dipikir-pikir, ini kayaknya si catgarong alias kucing liar deh... Dulu kan dia kotor banget, Tapi sekarang bersih banget...' batin Laila.
Tiba-tiba ada seorang perempuan berhijab yang berlari mendekati kucing yang tergeleng.
"LUCYYYYYYYYYYYYY!!!!!!!!!" teriak perempuan berhijab tersebut. Kemudian dia menangis
"Ka-kalian!!! Tegany-nya ka-kalian mem-bu-bu nuh Lu-Lucy ku..." teriak perempuan tersebut sembari menangis.
"Maaf kak, kak Aldi gak sengaja" ujar Chila.
"An-an-an-an-ani ss..sssaa ?" tanya Laila.
"La-la-la-la-lai... Laila ?" tanya perempuan yang disebut Annisa tersebut.
"Annisa maafin kakak sepupu aku ya, maaf bangetttt... " ujar Laila meminta maaf.
"Maaf aja ya Laila, ngurus Lucy itu enggak mudah... Aku juga harus membujuk orang tuaku dengan susah payah agar mereka membolehkanku mengurus kucing.
Setelah itu, biaya pengurusan Lucy itu aku yang membayar. Apalagi uang itu dari tabunganku sendiri.
Sakit hatiku Laila!!! SAKITTT!!!
Maaf? Gak akan aku terima" ujar Annisa sambil menangis.
Maaf? Gak akan aku terima" ujar Annisa sambil menangis.
Laila yang mendengar itu hatinya sangat sakit mendengar Annisa yang tidak menerima permintaan maafnya.
"Aku gak akan maafin kamu Laila. GAK AKANNN!!!..." teriak Annisa.
Setelah mengucapkan isi hatinya, Annisa pergi meninggalkan Laila yang sedang mematung.
***
"Laila cepetan ! Masa kamu mau telat di hari pertama kelas 6 ?" tanya Ibu Laila.
"Ya gak mau lah bu... Tunggu dong bu, ini tinggal ngebenerin kerudung dulu" jawab Laila.
"Ck ck ck ck"
"Sabar bu"
"Iya iya... Cepetan ah..."
"Nah, aku udah siap bu... Let's go to school !" ujar Laila.
Laila pun masuk ke dalam mobil dan mobil pun melaju menuju ke sekolah.
Disekolah.
Laila celingak-celinguk mencari kelasnya yaitu kelas 6-A.
Laila celingak-celinguk mencari kelasnya yaitu kelas 6-A.
Ketika Laila sedang mencari kelasnya, tidak sengaja Laila melihat Annisa yang sama-sama mencari kelas yang akan ditempatinya.
"Annisa !!!" panggil Laila.
Namun yang di panggil malah memalingkan wajah.
Laila hanya bisa pasrah ketika menghadapi Annisa.
Tak lama setelah itu, Laila akhirnya menemukan kelasnya yaitu kelas 6-A.
Ketika membaca absen para murid, Laila kaget. Annisa ternyata sekelas dengannya.
Tiba-tiba...
Kringggg
Bel masuk berbunyi.
Laila pun buru-buru masuk kelas.
Laila pun buru-buru masuk kelas.
Kelasnya ternyata sudah penuh dan tinggal tersisa 1 bangku. Bangku tersebut adalah bangku paling ujung dan dekat dengan jendela.
Laila pun duduk di bangku tersebut.
Tak lama kemudian, datanglah seorang guru sembari membawa Annisa.
"Anak-anak, apakah masih ada bangku kosong ?" tanya ibu guru tersebut.
"Ada bu Fitri" jawab Laila.
"Nah Annisa, kamu bisa duduk disebelah Laila" ujar bu Fitri.
"Tapi bu, aku gak mau duduk sama Laila" jawab Annisa.
"Loh kenapa ?" tanya bu Fitri lagi.
'Aduh... Aku harus bilang apa ya ?' batin Annisa.
"Ya... Gak mau aja bu" jawab Annisa.
"Lho, kenapa ? Ibu dengar kalian itu kan sahabatan. Kemana-mana sering berdua... Kenapa sekarang gak mau sebangku sama dia ?" tanya bu Fitri lagi.
"Emmm, gimana ya" jawab Annisa.
"Udah duduk sama Laila aja. Cepat !" perintah bu Fitri.
Annisa pun berjalan mendekati bangku yang ditempati Laila.
Ketika sudah duduk, Annisa menjaga jarak dengan Laila seolah Laila adalah sesuatu... Yang ada dihatimu, sesuatu... Eh malah nyanyi.
Seolah Laila adalah sesuatu yang berbahaya.
Laila menghela napas.
"Nah murid-murid, kali ini kita akan membahas... Bla bla bla... Bla... Bla bla... Bla bla bla bla..." terang bu Fitri panjang kali lebar kali tinggi. Eh salah, panjang lebar maksudnya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Mau tau kelanjutannya ? Next part yaaa!!!
Komentar
Posting Komentar